Lombok Potensial Menarik Wisatawan

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menyebutkan aktivitas tahunan “Lebaran Topat” atau Lebaran Ketupat pada kota tersebut cukup potensial menjadi daya tarik buat wisatawan, maksimal wisatawan domestik ataupun internasional.

“Perayaan Lebaran Topat yang jadi adat warga dalam Pulau Pulau Lombok itu telah kamu kemas dan sedemikian rupa tinggal kamu menambah promosi buat semua pengunjung,” jawabnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (24/7/2015).

Wali Kota yang ditemui pada sela perayaan puncak Lebaran Topat dalam Makam Bintaro Kecamatan Ampenan, memulai perayaan Lebaran Topat juga pemukulan beduk dan pemotongan ketupat, meminta kepada Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB untuk bisa mendukung serta meningkatkan promosi acara Lebaran Topat.

“Tujuannya, untuk Lebaran Topat yang kaya akan berbagai seni, budaya, hukum adat serta nilai-nilai agama berhasil diperhatikan sangat banyak orang pada luar Pulau Lombok,” tuturnya.

Ia berpendapat, masih minimnya keterlibatan pengunjung di perayaan Lebaran Topat yang dirayakan sepekan sehabis Idul Fitri sebab keterangan Lebaran Topat mendalami fit. Realitasnya, Pemerintah Kota Mataram telah menetapkan aktivitas tahunan itu ialah bagian dari kalender pariwisata pada Kota Mataram.

Menurut dikarenakan ini, jelas Ahyar, BPPD NTB sebagai instansi terupdate sukses segera mulai melakukan pembenahan dan program yang bakal dilakukan di mempromosikan kebiasaan tahunan Lebaran Topat, sekaligus mempromosikan sejumlah destinasi pariwisata yang berada dalam kota ini.

“Sementara kami bakal menjalankan beraneka pembenahan infrastruktur serta fasilitas umum berikutnya pada setiap obyek berlibur serta makam-makam bersejarah yang dikeramatkan sebagai pusat bertamasya religius,” ungkapnya.

Wali Kota sebelumnya meminta warganya untuk melestarikan tradisi perayaan Lebaran Topat yang tetap kental dengan nilai-nilai kebiasaan, budaya juga ibadah. Mulai dari ziarah menuju makam-makam yang dikeramatkan, selakaran, zikir dan ngurisan (cukur rambut bayi) juga “begibung” atau makan dengan dihajatkan untuk mengambil berkah dari setiap ritual.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s