Mentari di Pantai Batu Kora

MATAHARI yang perlahan tenggelam di Laut Arafura melengkapi keindahan pesona Pantai Batu Kora di Desa Wangel, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, awal April 2015 lalu. Sejumlah pengunjung menggunakan detik-detik terbenamnya matahari dari melawan tiga pecahan batu besar di pantai ini.

Satu pengunjung mengambil gambar matahari terbenam dari pesisir pantai yang ada di sisi timur gugus batu tersebut juga kameranya. Salah satu kondisi pengambilan gambar yang wajib dikejar sebagai ketika matahari sejajar juga gugusan batu. Titik pengambilan gambar dari sisi timur menunjukkan seolah-olah matahari terbenam di balik barikade batu-batu ini. Hasil gambar berupa sinar matahari yang menjejakkan kaki deretan batu-batu memang menarik.

”Gambarnya keren. Mengintip mentari dari balik batu, he-he-he,” kata Widya (26) sambil tertawa seraya memperlihatkan hasil potretannya. Widya dari Bandung, Jawa Barat, sengaja asal ke pantai tersebut demi memotret detik-detik tenggelamnya matahari. Ia ialah mahasiswa pasca sarjana dari salah satu universitas pada Jakarta yang menjalankan penelitian pada Kepulauan Aru.

Tiga pecahan batu besar yang kelilingnya makin dari 7 meter, serta tinggi satu kota 5 meter dari dasar laut berbanjar tegak ke tengah laut ini memang sebagai daya tarik utama di pantai ini. Dalam pantai tersebut ada begitu juga beraneka batu lain berukuran lebih kecil berdiri pada sana membentuk hal gugus batu dan jarak kira-kira 50 meter sesudah 70 meter dari garis pantai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s